-->


Iklan

newiklan

Erdogan Akan Resmikan Bandara Ketiga Istanbul

Senin, 12 Februari 2018, Februari 12, 2018 Wita Last Updated 2018-02-14T10:23:47Z

Bandara ketiga Istanbul akan dibuka pada 29 Oktober, kataMenteri Perhubungan Ahmet Arslan pada hari Sabtu, saat mengunjungi lokasi pembangunan. Dia juga memastikan bahwa bandara tersebut akan memiliki kapasitas untuk 3.000 penerbangan setiap hari. Delapan puluh persen dari pembangunan bandara, yang akan menjadi salah satu yang terbesar di dunia, selesai, Arslan mengatakan kepada wartawan.

Proyek ini dirancang untuk mengakomodasi lalu lintas yang berkembang di sebuah hub utama. Tahap pertama bandara ini diperkirakan akan dibuka pada peringatan 95 tahun berdirinya Republik Turki. Di bawah Presiden Recep Tayyip Erdoğan, Turki telah membangun jalur kereta api berkecepatan tinggi, jembatan gantung dan terowongan bawah laut untuk meningkatkan industri konstruksi dan permintaan domestik.

Bandara ini termasuk di antara proyek mega di Turki yang mencakup jembatan ketiga di Bosporus yang dibuka pada 2016 dan berencana membangun kanal besar di Istanbul yang akan membuat sebagian besar kota menjadi sebuah pulau. Penerbangan masuk akan diarahkan ke bandara baru dari Bandara Atatürk yang ada segera setelah yang baru dibuka, kata Arslan. Transisi ke situs baru akan selesai dalam 48 jam.

Bandara tersebut akan cukup besar untuk 114 pesawat untuk berlabuh pada saat bersamaan, kata menteri tersebut, menambahkan bahwa pihaknya akan mempekerjakan 225.000 orang saat beroperasi penuh dan akan melayani 3.000 penerbangan setiap hari.

Arslan mengatakan sekitar $ 10,2 miliar diinvestasikan dalam proyek tersebut dan akan menghasilkan sekitar $ 22,2 miliar dalam 25 tahun sebelum pajak pertambahan nilai. Bandara Atatürk di Istanbul adalah salah satu dari lima bandara tersibuk di Eropa, pulih pada tahun 2017 dari penurunan lalu lintas penumpang tahun sebelumnya. Ini akan ditutup setelah bandara baru dibuka.

Istanbul merupakan pusat utama penerbangan transit, yang menarik lalu lintas transfer yang menguntungkan tahun ini dari bandara-bandara utama di Teluk saat Turki pulih dari kekhawatiran keamanan, menurut perusahaan analisis data perjalanan Forward Keys. Bila tahap pertama bandara selesai, maka akan memiliki kapasitas untuk 90 juta penumpang. Dengan selesainya empat tahap, bandara ini diharapkan dapat melayani 150 juta penumpang dan memberikan kesempatan untuk penerbangan ke lebih dari 350 destinasi untuk hampir 100 perusahaan penerbangan.

Menurut skenario terbaik, pada tahun 2025, total 120 juta penumpang, termasuk 35,5 juta penerbangan domestik dan 84,9 juta penerbangan internasional, diharapkan dioperasikan di dalam dan di luar bandara. Bandara Baru Istanbul, yang diharapkan menjadi bandara terbesar di dunia saat selesai pada tahun 2023, akan berfungsi sebagai bandara utama Turki dan sebuah hub untuk menghubungkan penerbangan antara Eropa dan Asia.
dailysabah
Komentar

Tampilkan

Liputan9

Liputan9