-->


Iklan

newiklan

Opini; Melawan Lupa, Siapa Sebenarnya yang Dizalimi.?

Minggu, 11 Maret 2018, Maret 11, 2018 Wita Last Updated 2018-03-11T01:21:51Z

Penulis : Muhammad Agung Nugraha (Warga Parepare)


OPINI,--Pilwalkot Parepare telah 2-3 pekan memasuki masa kampanye. Dalam beberapa materi kampanyenya, petahana Taufan Pawe kerap mengucapkan bahwa dirinya difitnah dan didzalimi. Sebagai orang awam mendadak nalar saya bertanya koq bisa incumben yang super strong ketika berorasi merasa diperlakukan seperti itu.


Logikanya jika seorang pemimpin yang mengakui keberhasilannya maka bahasa “mengiba“ seperti itu kedengarannya aneh saja. (retorika berlebihan).


Fakta yang sulit terbantahkan bahwa TP dan FAS maju dan berjuang bersama di Kontestasi Pilkada tahun 2013. Perjuangan mereka bukanlah terbilang mudah karena kompetitor yang dihadapi termasuk kuat dan masing masing punya pendukung militan.


Alhamdulillah mereka dinyatakan sebagai pemenang. Pertanyannya apakah menuju kemenangan itu perjuangan sendiri, tentu tidak ketika kita ingin jujur dengan hati nurani kita. TP dan Fas masing masing berkeringat, mengorbankan tidak sedikit materi. Selain itu, tentu Tp dan FAS juga memiliki pendukung dan militan yang setia. Bahkan dalam beberapa cerita orang awam bahkan mereka mengakui jika bukan FAS jadi wakil belum tentu TP-FAS bisa menang saat itu.


Tidak bermaksud untuk mencari siapa yang salah, namun faktanya kemesraan itu terbilang singkat. FAS terhempaskan begitu saja, sekecil apapun ia tidak diberikan kewenangan, bahkan beberapa aturan protokoler dilabrak. Bagi FAS mungkin bisa memahami dan bersabar.


Tapi bagaimana dengan pendukung FAS ?. Mereka juga bekerja dan berkontribsi. Tentu ikut juga menjadi “korban“. Menjadi penonton tentu melahirkan luka yang mendalam apalagi ikut menjadi aktor pemenang.


Nah, kondisi seperti itu siapakah sebenarnya yang mengzalimi dan terzalimi. Jika orang luar daerah saja ramai memperbincangkan foto-foto wakil walikota yang hampir tidak pernah bersanding dengan Taufan Pawe, apalagi masyarakat Parepare?. Ini contoh kecil saja yang dilihat dengan mata terang benderang. (*)
Komentar

Tampilkan

Liputan9

Liputan9