-->


Iklan

newiklan

Lima Orang Masuk Masjid dan Aniaya Marbot

Rabu, 28 Februari 2018, Februari 28, 2018 Wita Last Updated 2018-02-28T09:54:13Z


GARUT - Kabar penganiayaan yang diderita seorang marbot masjid di Kecamatan Pameungpeuk, Garut, Jawa Barat, Rabu (28/2) kian menyebar luas. Penganiayaan Sesekali dilakukan lima orang tak dikenal ke arah marbot luka-luka.

Korban penganiayaan adalah marbot masjid agung Pameungpeuk yaitu Ustad Uyun Ruhiyan. Ia juga sekaligus muadzin dan guru ngaji di masjid Agung Pameungpeuk. Korban mengingat peristiwa penganiayaan sekitar pukul 04.00 WIB.

Saat tengah berada di dalam masjid, tiba-tiba diserang oleh lima orang yang tak dikenal. "Kejadiannya berlangsung sangat singkat. Saat itu saya baru saja akan rutinitas keseharian menjalankan shalat sunat akan tiba tiba-tiba ada lima orang tak dikenal langsung menghampiri saya di dalam masjid," katanya pada wartawan, Rabu (28/2).

Ia mengingat juga salah satu dari lima orang tak dikenal itu langsung terima bagian belakang kepala dengan kursi. Korban sempat mencoba melakukan perlawanan karena khawatir jiwanya terancam. Namun serangan bertubi-tubi yang dilakukan lima orang tak dikenal itu tak berdaya.

"Setelah itu bagian mulut saya diikat dengan menggunakan sorban. Tak puas sampai di situ, mereka terus melancarkan serangan dengan cara memukuli danmenginjak beberapa bagian tubuh saya mulai dari dada, tangan, sampai kaki. Bahkan ada juga yang menggunakan golok," ujarnya.

Beruntung korban tidak menderita luka serius. Saat ini masih sakit perawatan medis di Puskesmas Pamengpeuk.

republika http://bit.ly/2oBT2Uo
Komentar

Tampilkan